Balada Sinetron Cinta Camelia

Rindu Selintas Bayang

by Ebiet G. Ade

on Balada Sinetron Cinta Camelia (2000)

:Mengapa dadaku terasa berdebar-debar
:ketika engkau menatapku?
:Jiwaku terasa terbang melayang
:Kupejamkan mata dan kuusir
:bayang-bayang wajahmu
:Sambil terus aku mencoba menerka
:apakah keinginanmu

:Mengapa engkau pergi saat aku mencoba
:menghampirimu dengan gemetar?
:Nyaliku telah rebah terkapar
:Tolong beri aku isyarat
:harus terus ataukah menyerah
:Jangan biarkan aku terjerembab ke dalam
:ketidakpastian

:Semakin jauh aku pergi semakin terasa rinduku
:Malangnya angin tak berhembus datang ke arahku
:Seiring berlalunya waktu 'ku bertanya kepada ilalang
:haruskah aku mencarimu ataukah mesti aku lupakan

:Mengapa semua terasa menyakitkan?
:Mungkin aku yang tak tahu diri
:Tenggelam di dalam mimpi siang hari

:ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

:Semakin jauh aku pergi semakin terasa rinduku
:Sungguh aku rindu, aku rindu, aku rindu
:Seiring berlalunya waktu 'ku bertanya pada ilalang
:Di manakah engkau? Aku rindu, aku rindu, aku rindu

Song Comments
On Rindu Selintas Bayang by Ebiet G. Ade

Must have JavaScript enabled to comment.